Ma’had Aliy

Oleh : Ryan M.Ramadhan

Tahun ini Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung Melakukan Inovasi sebuah program bernama Ma’had Aliy. Program ini ( Mahad Aliy –red) merupakan suatu Pesantren Tinggi yang hanya diperuntukkan bagi mahasiswa baru jurusan Psikologi.Program ini semula mengundang Pro kontra di kalangan mahasiswa senior Psikologi maupun orang tua maba ( mahasiswa baru ), namun pada akhirnya mereka mengikutinya karena ini wajib. Program pilot project ini rencananya akan diberlakukan di semua fakultas yang ada di UIN pada tahun 2010. Program yang memakan biaya kurang lebih 9 juta ini terdiri dari pelatihan yang didakan tiap dua minggu sekali dengan tenaga pengajar 4 orang dari luar UIN, dan kegiatan pengembangan kemampuan bahasa Arab dan Inggris ( target TOEFL B.Arab 350 & B.Inggris 450 ). Life skill ( kemampuan Wirausaha, kepribadian dan kejurusan ).

Ma’had Aliy bertujuan menghasilkan sarjana yang berkualitas, memiliki kemampuan bahasa Arab & Inggris, dan memiliki Akhlakul kharimah yang juga untuk mewujudkan Visi UIN sendiri seperti yang dituturkan oleh Ujang Rohman selaku wakil koordinatur Ma’had Aliy Psikologi, “ Program ini memang sejalan Visi UIN sendiri”. Ia menambahkan, Ma’had Aliy diamsukkan sebagai mata kuliah dengan jumlah SKS 4, “ Total SKS 4, jadi mau tidak mau mereka harus mengikutinya dan merupakan syarat untuk sidang kelulusan nanti.” Lanjutnya bahwa dana sebesar itu benar – benar dipakai untuk biaya Ma’had aliy jadi tidak ada upaya untuk dikomersilkan.”Silahkan di audit jika masih ada pihak yang tidak percaya” tambahnya lagi. Berikut rincian biaya Ma’had Aliy : 150/bulan untuk biaya operasional seperti gaji 4 tenaga pengajar & pelatihan, 1,5jt/tahun untuk biaya Asrama, dan terakhir biaya makan 450rb/bln untuk makan 3x/hari.

Program yang dimulai tanggal 24 agustus ini dilaksanakan selama satu tahun dan sejauh ini sudah 100 orang yang mendaftar dari jumlah maba Psikologi 154 orang. Bagi yang tidak mengikuti tahun ini harus mengikutinya tahun depan. Asramanya sendiri bertempat di jalan Manisi depan kantor kecamatan pasir biru. Untuk pria di asrama telaga ungu, sedangkan putri di asrama Al Barokah. Sebagai tambahan, asrama itu sendiri masih dimiliki pihak luar, jadi UIN masih menyewanya. Agenda kegiatan sehai – hari Ma’had sangat padat dan sangat sedikit sekali waktu untuk bermain dan ada pula jam malam sampai jam 9. Lalu ada waktu libur di hari minggu. Program Ma’had Aliy sebenarnya sudah pernah mau diadakan tahun sebelumnya di Fakultas Sains dan Teknologi, namun pada pelaksanaannya terhambat beberapa kendala. Kendala Utamanya soal Asrama dan kurangnya persiapan dari koordinator pelaksana.

Lantas bagaimana tanggapan pihak lain? Menurut salah seorang mahasiswa Psikologi semester 5 yang tidak mau disebutkan namanya, kegiatan Ma’had aliy ini bagus hanya ia menyoroti biaya yang “agak mahal” tersebut tentu tidak sebanding dengan fasilitas yang diberikan.” Bayangkan, kalau kosan di daerah UIN, harga 1,5jt/tahun itu bisa dipakai untuk satu orang/kamar, sedangkan ini satu kamar tiga orang”tuturnya. Ia berharap program ini bisa di”sukseskan” tanpa ada niatan untuk mencari keuntungan oleh pihak – pihak tertentu. Begitu juga Budi maba jurusan psikologi, ia menyambut baik program ini ( Ma’had Aliy –red ), namun menurutnya program ini bukan tanpa kekurangan, ia merasa kecewa dengan fasilitas yang ditawarkan tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan.” Fasilitasnya sangat mengecewakan sekali” tuturnya. Hal senada diungkapkan Barent, maba asal bekasi ini juga sangat kecewa terhadap fasilitas yang disediakan.” Ih Fasilitasnya parah banget, masa air aja susah, terus kalau ada juga harus nunggu”. Ia sendiri kurang setuju dengan program ini, menurutnya bagi maba yang berasal dari SMA seperi dirinya tidak cocok dengan program ini.” Masa background saya SMA harus belajar seperti “itu”. Itu kan cocok untuk lulusan Aliyah, hal seperti itu juga kan dari kesadaran masing – masing oaring” tuturnya.

Pada Umumnya, banyak pihak yang mendukung program ini. Dari sisi program ini sangat positif, tapi dari sisi fasilitas asrama banyak pula yang kecewa, seperti kurang persiapan atau memang ada permainan dibaliknya. Semoga saja Ma’had Aliy ini berjalan lancer dan membuat kualitas SDM maba seperti yang diharapkan. Dan satu lagi fasilitasnya agar diperbagus.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: