Kerudung Paris Bukan Paris Asli

Paris, sebuah kota di Eropa kini menjadi nama dari jenis kerudung yang trend saat ini.  Sejak kehadirannya kurang lebih setahun lalu, kerudung paris kini menjadi alternatif baru dalam melengkapi busana bagi para wanita muslim dalam berjilbab. Tak terkecuali bagi kalangan mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung.

Ilmah, mahasiswi Sosiologi semester VI mengaku senang menggunakan kerudung paris saat ke kampus. Ilmah memaparkan, dirinya suka pada kerudung paris karena enak dipakai dan mudah diaturnya. Selain itu, warnanya yang beragam dan faktor harga menjadi alasan lain dirinya tertarik pada kerudung paris. Meskipun kerudung paris yang dipakai bukanlah kerudung paris asli, tapi ia tidak mempedulikannya. “Mau asli atau tidak yang penting dipakainya nyaman. Dari segi kualitas, kerudung paris asli pastinya lebih tebal dan harganya lebih mahal,” ucapnya.

Senada dengan yang dipaparkan Ilmah, Titin mahasiswi BSI yang sedang menyusun skripsi, mengatakan, dirinya tertarik pada kerudung paris karena bahannya yang lentur sehingga mudah dikenakan. Selain itu warnanya yang polos, memudahkan kerudung paris dipadu-padankan dengan pakaian bercorak. “Saya lebih tertarik kerudung paris dibanding kerudung biasa karena padu-padannya dan warnanya tidak norak meskipun bermacam-macam. Untuk itu jika saya membeli kerudung, pasti membeli kerudung paris dengan jumlah borongan, sekitar tiga sampai lima buah sekaligus saat membeli,” kata Titin.

Pendapat kedua mahasiswi itu, dibenarkan oleh staf marketing Thalia House bernama Diana. “Nyaman dipakai, bahannya dingin serta dapat menyerap keringat, serta harga dapat terjangkau,” jelas Diana saat ditanya mengenai alasan konsumen menyukai kerudung paris.

Thalia House ini memproduksi kerudung paris sendiri dengan membeli kain gulungan kemudian diobras dan dijual seharga Rp 12.000 untuk yang polos.

Banyaknya kerudung paris di pasaran, memicu beredarnya kerudung paris imitasi. Saat kru Fresh menanyakan perbedaan kerudung paris asli dengan palsu, Ilmah dan Titin hanya mengetahui dari segi kualitas dan harga. “Yang asli jelas lebih tebal dan hargannya pun mahal. Sedangkan yang palsu, harganya relatif murah dan terjangkau oleh uang saku mahasiswa. Kerudung yang asli dulu ada tulisan berwarna emas dalam kain kerudungnnya, tapi sekarang tulisan itu tidak ada,’’ tambah Ilmah.

Kerudung paris palsu pun ternyata ada yang mahal, tergantung pada polos atau tidaknya. Jika yang memakai renda atau manik-manik , harganya pasti mahal. “Kualitas kain ada yang lembut dan kasar tergantung tingkatan KW nya. Kalo yang KW1 kualitasnya lembut tapi kalo yang KW2 tingkat kualitasnya agak kasar. Namun Ilmah sendiri lebih menyukai kerudung paris polos, karena budgetnya terjangkau. “Dulu harga kerudung paris berkisar Rp 25.000, tapi makin kesini malah  turun. Dari harga 25 berangsur-angsur turun menjadi harga 10 ribu,” lanjut Ilmah.

Berbeda dengan yang diungkapkan Ilmah dan Titin, seorang mahasiswi Kimia bernama Yeyet, mengakui dirinya tidak terlalu tertarik pada kerudung paris. Alasannya karena kerudung paris bahannya terlalu tipis. Sehingga jika tidak memakai dalaman lagi, rambut kadang terlihat keluar. “Dari segi harga sih sebenarnya sama saja dengan kerudung biasa. Tergantung kualitas,” katanya.

Pepi Siti Faturahmah, dosen jurusan BSI menanggapi fenomena ini. “Saya merasa nyaman jika mengenakan kerudung paris, terlepas dari kekurangan dan kelebihannya,” ucap dosen yang cukup stylist ini. Pepi juga menambahkan, kelebihan dari kerudung tersebut yaitu banyak pilihan warna yang mudah di padukan dengan baju. Selain itu, ukuran kerudung paris cukup lebar. Namun, kerudung paris juga memiliki kelemahan. Bahannya yang tipis menganjurkan konsumennya mengenakan daleman kerudung, khususnya bagi kerudung paris yang berpayet sehing

Comments
One Response to “Kerudung Paris Bukan Paris Asli”
  1. kerudung says:

    Assalamualaikum. Baru tahu setelah membaca artikel tentang kerudung paris ini. Memang bahannya enak dipakai dan nyaman.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: